Saya akan selalu mengingatmu. Maafkan saya karena pernah bertengkar denganmu.

marco potong rambut– Jorge Lorenzo

Itulah yang mampu di ucapkan jorge lorenso untuk simoncelli !!!! bagaimana tidak lorenso  sempat beradu mulut dengan Lorenzo karena persoalan gaya membalap “Si Jabrik” yang terlalu agresif, Menurut La Gazzetta dello Sport, Lorenzo cukup terpukul dengan tewasnya “Si Jabrik” yang gaya balapnya penuh kontroversi, tetapi menjadi daya tarik MotoGP. Saat menandatangani buku kenangan tentang Simoncelli, juara dunia MotoGP 2010 tersebut menulisnya dengan kata-kata: “Saya akan selalu mengingatmu. Maafkan saya karena pernah bertengkar denganmu.”

Rossi pun menandatangani buku kenangan itu dan hanya menulis singkat “Saya merindukanmu”, sedangkan rival lama Simoncelli, Dovizioso, menulis “Kamu begitu kuat dan selalu mendorong saya untuk lebih cepat lagi.”

Catatan  tragis ini datang hanya sepekan setelah dia membuat  prestasi tertinggi dalam kariernya di arena MotoGP, yaitu naik podium nomor dua di GP Australia, lalu pebalap jabrik ini tewas dalam kecelakaan maut di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/2011).

Pada balapan GP Malaysia baru berlangsung dua lap, dia jatuh pada  Tikungan. Sialnya, saat jatuh akibat kehilangan grip depan, Simoncelli justru meluncur ke jalur milik Colin Edwards dan Valentino Rossi sehingga kecelakaan horor itu tak terhindarkan. Motor Edwards dan Rossi menghantam Simoncelli yang kemudian langsung terkapar dan beberapa saat kemudian dinyatakan meninggal akibat cedera parah pada kepala, leher, dan dada.

Juga turut hadair  para anggota tim Gresini, termasuk prinsipal tim, Fausto Gresini, dan rekan setim Simoncelli, Hiroshi Aoyama; plus juara kelas 500 cc tahun 1999, Alex Criville, juara bertahan WSS, Chaz Davies; bos HRC Shuhei Nakamoto dan Livio Suppo. Dari tim Ducati ada Claudio Domenicali, Filippo Preziosi, dan Vittoriano Guareschi. Ada pula CEO Dorna Carmelo Ezpeleta, Presiden FIM Vito Ippolito, dan Dr Claudio Costa dari Clinica Mobile

Selama upacara pemakaman, helm Simoncelli, yang terlepas saat kecelakaan tragis itu, diletakkan di atas peti mati, di samping karangan bunga. Sementara itu, motor Gilera 250 cc dan Honda RC212V ada di kedua sisinya.

Sebagian besar pelayat, termasuk keluarga dan pacar Simoncelli, mengenakan pakaian kasual. Para anggota paduan suara selama prosesi tersebut menyanyikan beberapa lagu favorit Simoncelli. Sementara itu, ribuan fans yang menyaksikan upacara lewat televisi layar lebar di luar gereja. Sebagian besar dari mereka mengenakan kostum bertuliskan ‘Ciao Marco’, atau mengenakan kostum dengan angka 58, yang merupakan nomor kebesaran Simoncelli.

Simoncelli, juara dunia kelas 250 cc tahun 2008, hampir menyelesaikan musim keduanya di kelas premier, dan dia telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan tim yang diperkuat pabrik Honda, Gresini, untuk musim 2012. Akan tetapi, takdir berkata lain. Dua seri menjelang akhir musim 2011, dia harus meninggal secara tragis. Selamat jalan “marco” GP  akan membosankan tampamu !!!

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.